KANDANG KAMBING ETAWA

KANDANG KAMBING ETAWA



Dalam melakukan kegiatan beternak kambing etawa tentu akan muncul persoalan tempat memeliharanya, yaitu kandang kambing.

Sebenarnya kandang kambing etawa secara umum memiliki fungsi yang serupa dengan rumah atau merupakan tempat untuk tinggal bagi ternak, jadi bayangkan saja ketika kita menjadi kambing (hahaha),

Tentu kita harus memiliki keseriusan dan ketelitian dalam membuat kandang agar kandang tersebut menjadi nyaman bagi kambing yang akan tinggal di dalamnya.

Pada perinsipnya membangun kandang etawa adalah memiliki tujuan agar kambing etawa nyaman dan bisa bereproduksi secara normal.




Dalam membangun  kandang kambing etawa hendaknya memiliki fungsi sebagai berikut 

1. Kandang Kambing adalah tempat aktifitas kambing, seperti makan, tidur, kencing, minum dan lain sebagainya.

2. Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari panas, hujan, dan terpaan angin.

3. Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari pemangsa atau hewan penggangu lainya

4. kandang kambing sebagai pencegah liarnya kambing etawa, atau menghindarkan kambing untuk memakan dan merusak tanaman lain.

5. Kandang kambing sebagai tempat penjagaan dan pengawasan ternak

Membangun kandang kambing etawa memang agak lain dengan membangun kandang ternak seperti sapi atau kambing domba, karena ke unikan kambing etawa ini terlahir dari sebuah kebiasaan masyarakat di sekitar ternak itu berasal dari Kec Kaligesing Kab Purworejo.

Tentu melalui proses perkembangan serta uji kelayakan di lapangan yang cukup lama dan panjang, pembuatan kandang yang dilakukan para peternak di desa kami hingga kini melahirkan desain yang disepakati oleh sebagian besar peternak di lingkungan saya.







Kandang Kambing Etawa biasanya dibuat berpanggung dengan tujuan air kencing dan kotoran bisa jatuh ke bawah melalui sela lantai panggung (tataban), hal ini disebabkan karena kotoran dan air kencing akan menganggu kesehatan ternak jikala bersentuhan langsung dengan kaki kambing.

Lantai bawah panggung biasanya juga merupakan tempat mengumpulkan kotoran kambing yang bisa digunakan menjadi pupuk, bahkan beberapa teman peternak yang sudah maju biasanya membuat lantai ini dengan disemen (lantai) dan dibuat kemiringan agar supaya kotoran mudah mengumpul, bahkan ada juga yang didesain untuk mengumpulkan air kencing kambing yang juga sebagai pupuk.

Membangun kandang kambing etawa memang sebaiknya tidak terlalu dekat dengan pemukiman namun jikala terpaksa juga tidak terlalu riskan karena jika kita rajin membersihkan dan dengan sanitasi kandang yang baik tidak menimbulkan bau yang menganggu, kebanyakan peternak di lingkungan saya juga membangun tidak jauh dari rumah, namun jikala anda membangun dengan tujuan untuk memelihara dalam jumlah banyak tentu harus di perhitungkan lebih matang.

Untuk skala pemeliharaan dalam jumlah kecil di bawah sepuluh ekor tentu sangat sederhana dan murah, karena pada perinsipnya se ekor kambing membutuhkan luas 1,5 m untuk ruang geraknya .

Membangun kandang etawa memang harus dibatasi, tentu agar membatasi ruang gerak yang berlebihan, karena jika berlebihan gerak kambing jenis ini akan lama perkembangannya.

Kenapa kandang etawa harus disekat….?

Membuat kandang kambing etawa memang harus disekat antara kambing satu dengan yang lain kambing ras etawa biasanya beradu jika dikelompokan lebih dari 2 ekor yang tidak se induk.

Kandang kambing ini harus memiliki pemisah (sekat) sebab kambing ini memang harus dipisah dari pejantan (trus kapan kawinnya hahaha nanti kita bahas lain postingan tentang siklus birahi dan mengawinkan kambing etawa)

Membuat kandang kambing etawa haruslah memiliki tempat yang tidak terlalu banyak angin karena kambing jenis ini mudah kembung atau memiliki kelemahan tidak tahan terhadap tiupan angin yang terlalu kencang namun harus memiliki ventilasi yang cukup.


Memperhatikan hal hal tersebut Insya Allah menepis anggapan kalo beternak etawa itu susah, bahkan tidak sedikit orang mengira bahwa kambing jenis ini susah di pelihara di daerah datar (atau non pegunungan), sebenarnya hanya karena tidak memahami kemauan dan kebiasaan kambing saja, jika kita memahami dan mempelajari dengan seksama tentu akan mendapatkan solusi dalam beternak kambing ini.

Beternak kambing etawa adalah sebuah Investasi yang nyata dan tak membutuhkan teori stastistik yang muluk muluk, jika petani dilingkungan saya bisa tentu anda juga bisa…..

Beternak Kambing Etawa adalah sebuah usaha yang nyata ……

TIPS MENGAWINKAN KAMBING ETAWA

Pada postingan ini kami membahas  lebih detail perihal materi perkawinan pada kambing Etawa (Kambing Kaligesing) atau kambing jenis lain pada umumnya. Mengingat berhasil atau tidaknya proses  perkawinan ini akan menentukan tahapan berikutnya dalam aktivitas beternak.

Perkawinan pada kambing dilakukan untuk melanjutkan keturunan dan atau untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik sesuai dengan yang diharapkan baik secara intensitas maupun kualitas.

Perkawinan pada kambing Etawa bisa dilakukan dengan 2 cara :
  1. Perkawinan alami :  merupakan perkawinan dimana pejantan memancarkan sperma langsung ke dalam alat reproduksi betina secara langsung, tanpa perantara alat buatan. Perkawinan terjadi secara alami dimana pejantan lebih agresif sedangkan betina bersifat responsif (menunggu).
  2. Perkawinan buatan (Artificial Insemination) : merupakan perkawinan antara pejantan dan betina melalui perantara suatu alat dengan cara tertentu. Proses pemasukan semen ke dalam saluran reproduksi betina tidak secara langsung melainkan melalui bantuan manusia dengan menggunakan alat.




Untuk mayoritas peternak yang berada di Indonesia pola perkawinan alami adalah cara yang paling mudah dan umum dilakukan, kecuali bagi beberapa peternakan modern inseminasi buatan merupakan alternative proses perkawinan yang dipilih. Pembahasan lebih lanjut dalam postingan ini hanya berhubungan dengan pola perkawinan alami.

Beberapa point yang harus dipahami para peternak sebelum melakukan perkawinan kambing Etawa, adalah sebagai berikut :

1. Kondisi kambing betina :
  • Kambing yang sehat akan mengalami dewasa kelamin pada umur 8-13 bulan, namun sebaiknya dikawinkan pertama kali setelah berumur 15-18 bulan.


2. Tanda-tanda birahi kambing betina :
  • Tampak gelisah dan sering mengeluarkan suara-suara;
  • Sering mengibas-ngibaskan ekor, jika ekor dipegang akan diangkat ke atas;
  • Nafsu makan berkurang ; bila kambing digembalakan sebentar-sebentar akan berhenti merumput;
  • Vulva nampak membengkak berwarna merah;
  • Dari vagina keluar cairan berwarna putih agak pekat;
  • Mendekati kambing jantan atau menaiki punggung kambing betina;
  • Bagi kambing perah, produksi air susu menurun;
  • Bagi kambing betina yang dipelihara dalam kandang sering tidak menunjukkan gejala di atas, keadaan demikian disebut birahi tenang.


3. Masa Birahi :

  • Ternak dikawinkan jika betina tengah mengalami gejala birahi (estrus);
  • Dalam kondisi normal siklus birahi (estrus) pada ternak kambing betina terjadi setiap 18 – 21 hari sekali;
  • Masa/lamanya birahi untuk kambing betina berlangsung selama 21 – 36 jam.
  • Kambing betina dikawinkan pada saat  mengalami gejala estrus atau birahi. Apabila ternak diketahui berahi pada pagi hari, maka sorenya adalah waktu yang tepat untuk dikawinkan. Sedangkan bila tanda-tanda birahi itu terjadi di sore hari, maka pagi hari harus segera dikawinkan.





Namun demikian pada berbagai kasus nampaknya tahapan ini tidaklah mudah yang berujung pada kegagalan proses perkawinan, beberapa hal yang menyebabkannya adalah sebagai berikut :


  • Peternak  tidak memahami dengan baik perihal masa birahi dan tanda-tanda birahi;
  • Tidak timbul tanda birahi pada induk akibat kurangnya nutrisi asupan pakan atau bahkan pola pemberian pakan yang berlebih;
  • Terlambat mengawinkan, maka sel telur tak bisa dibuahi karena berkaitan erat dengan proses terjadinya ovulasi dan masa hidupnya sperma di dalam alat reproduksi;
  • Terlalu awal mengawinkan, pada kondisi ini si induk belum mencapai kesuburan optimal.
  • Setelah dikawinkan tidak dilakukan pencatatan, sehingga kesulitan untuk memantau  si induk pada siklus birahi berikutnya;
  • Induk betina terkadang mengeluarkan kembali sperma yang telah masuk;
  • Mayoritas peternakan kambing Etawa yang ada di Indonesia mengandangkan kambingnya, sehingga banyak kasus terjadinya kondisi birahi tenang;
  • Kondisi si pejantan yang tidak prima yang berakibat pada terbatasnya kemampuan pejantan dalam membuahi sejumlah betina dan motilitas sperma yang dikeluarkan pejantan saat perkawinan.

Beberapa point penyebab kegagalan dalam mengawinkan sebagaimana yang disebutkan di atas, merupakan kerugian bagi si peternak.  Mengingat tahapan berikut dari tujuan beternak tidak akan tercapai. Kerugian yang dialami si peternak dapat berupa rugi akibat biaya pakan, rugi karena waktu, rugi karena hilangnya kesempatan dan rugi karena kambing menjadi majeer atau susah untuk birahi.

Untuk meminimalisir factor kerugian tersebut, berikut adalah beberapa tips yang biasa kami lakukan agar proses reproduksi berjalan dengan baik :

1. Deteksi kambing betina birahi :
  • Lepaskan si jantan pada pagi dan sore hari agar mengelilingi kandang induk betina untuk memancing induk betina yang mengalami birahi tenang.
  • Dilepaskan pada pagi, dan sore agar diketahui apabila ada betina yang mengalami masa birahi.
  • Perhatikan si jantan pada saat proses ini, jika ada si betina yang birahi, maka betina tersebut akan mendekati si pejantan dan atau si pejantan akan tetap ditempat tersebut bahkan terlihat berusaha masuk ke kandang si betina.


2. Waktu mengawinkan kambing :
  • Setelah berhasil mendeteksi kambing birahi, segera kawinkan kambing tersebut.
  • Kawinkan kambing dalam 3 waktu, apabila deteksi pada pagi hari maka kawinkan pagi 1x, kemudian siang 1x, dan sore 1x. Apabila terdeteksi pada sore hari, makan kawinkan sore 1x, besok pagi 1x dan besok siang 1x. dengan catatan si induk masih dalam masa birahi.
  • Proses mengawinkan 3 waktu bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimal dari kesuburan, sel telur dan proses ovulasi.


3. Menjaga kondisi induk agar siklus birahinya teratur :
  • Berikan pakan sesuai kebutuhan nutrisinya, untuk induk dalam masa kering atau untuk doro siap kawin pemberian pakan jangan berlebih atau kurang. Kelebihan pemberian pakan akan mengakibatkan kegemukan/penimbunan lemak yang dapat menghambat proses reproduksi. Begitu pula dengan kekurangan nutrisi akan berakibat susah untuk mengalami birahi.
  • Pada beberapa kasus kegemukan yang berakibat si induk susah untuk birahi, mandikan ternak 2x seminggu kemudian jemur dan diumbar (dilepas) dalam kandang umbaran. Melepaskan ternak beberapa saat dalam seminggu diperlukan, agar otot-otot tidak kaku dan menjaga agar system persarapan dalam kondisi normal.


4. Merawat Pejantan :
  • Agar kondisi si pejantan prima berikan pakan yang baik namun tidak berlebih, kelebihan berat badan akan membuat si pejantan cepat capek atau si induk tidak bisa menopang berat badan si pejantan yang terlalu besar.
  • Umbar dan jemur si pejantan setiap hari untuk relaksasi otot dan system persarapan.
  • Berikan jamu setiap selesai kawin, agar kondisinya tetap prima.


5. Apabila ada hal-hal yang bersifat abnormal atau memerlukan bantuan paramedis konsultasikan dengan dokter hewan setempat.


Demikianlah beberapa tips perihal perkawinan pada kambing Etawa (Kambing Kaligesing). Alhamdulillah tingkat keberhasilanya sangat tinggi (90%) dan dapat menekan kerugian akibat kegagalan dalam proses perkawinan.

Semoga bermanfaat.


* Sumber :
  • Pengalaman Exotics Farm Indonesia
  • Devendra, Goat Production In The Tropics, Commonwealth Agricultural Bureaux, 1983.
  • Murtidjo, Bambang Agus, Memelihara Kambing, Sebagai Ternak Potong dan Perah, Penerbit Kanisius, Yogyakarta. 1993.
  • Berbagai buku dan sumber lainnya.
  • Advertisements

CARA MENENTUKAN MASA KAWIN KAMBING

CARA MENENTUKAN MASA KAWIN KAMBING


Untuk menghasilkan pembibitan kambing yang maksimal, masa kawin kambing perlu diatur. Kambing betina mulai dewasa pada umur 6-8 bulan. Pada umur tersebut kambing betina sudah bisa dikawinkan. Namun, untuk kambing PE (Peranakan Etawa) perkawinan pada umur tersebut harus dihindari karena alat reproduksinya belum berkembang sempuna. Sebaiknya masa perkawinannya ditangguhkan hingga mencapai umur 15 bulan.

Untuk menghindari perkawinan pada umur muda, pemeliharaan kambing betina dipisahkan sejak umur 5 bulan. Di dalam kandang maupun di tempat pengembalaan, kambing betina sebaiknya dipisahkan dari kambing jantan. Kandang kambing jantan sebaiknya cukup luas sehingga kambing dapat bergerak leluasa, tetap kuat, dan aktif.

Kambing sebaiknya dimandikan satu kali dalam seminggu, terutama jika hari panas. Pakannya juga harus diperhatikan, jangan sampai tubuhnya berkembang terlalu gemuk. Kambing jantan yang gemuk tidak bisa dijadikan pejantan yang baik karena akan menjadi pemalas dan nafsu kawinnya berkurang.













Kambing jantan siap dikawinkan pada umur 6-8 bulan.  Sejak saat itu, kambing jantan telah mampu mengawini kambing betina dewasa. Namun, untuk kambing PE, baru dapat menjadi pejantan yang baik jika umurnya telah mencapai antara 10-18 bulan.

a-b   = birahi
b-c   =Tidak birahi /bunting
c       =malahirkan
c-d   =susu pertama untuk cempe
d-g   =diperah
d-e   =saat air susu banyak
e-f    =birahi untuk dikawinkan
g       =pemerahan dihentikan
g-h   =mas kering
f-h    = bila tidak birahi lagi = bunting
h       = Saat melahirkan kedua

Di kalangan peternak, untuk menghasilakan anak kambing, maka perlu dikembangbiakkan dengan mengawinkan kambing dengan dua cara yaitu:

  1. Dengan cara alami yaitu kambing jantan dan betina dikawinkan dangan alat reproduksi langsung.
  2. Dengan cara buatan(Inseminasi Buatan): yaitu dengan mengambil semen atau sper**ma dari kambin jantan dan dimasukan ke dalam alat reproduksi kambing betina denga bantuan alat.


Berbeda dengan sapi yang banyak dilakukan dengan Inseminasi Buatan, untuk kambing, dikalangan peternak banyak dilakukan dengan secara alami. Kecuali untuk peternakan yang tergolong sudah maju, karena akan dipilih kualitas bibit yang unggu untuk ternak yang akan lahir.

Perkawinan kambing jantan dan betina harus harus diatur agar tidak terlalu capek. Satau ekor pejantan dapat mengawini 20-25 ekor betina, dan dalam sehari dapat melakukan perkawinan sebanyak 4-5 kali dengan intensitas 2-3 hari/minggu. Pejantan yang baik selalu dalam keadaan birahi. Setiap menerima rangsangan atau mencium bau kambing betina yang berada tidak jauh darinya, birahinya akan bangkit.




Kambing jantan yang digunakan sebagai pejantan harus dirawat dengan baik, dan diberi pakan yang bermutu yang jumlahnya mencukupi. Pejantan hanya dapat memberikan keturunan yang baik sampai umur 8(delapan) tahun. Lewat dari umur itu, pejantan sudah dianggap tua sehingga harus diapkir dan diganti pejantan lain yang umurnya lebih muda.

Masa mengawinkannya juga harus diperhatikan. Sebaiknya tidak mengawinkan kambing tepat lima bulan sebelum musim hujan. Dimaksudkan agar anaknya tidak dilahirkan pada  musim hujan yang sangat lebat. Jika kambing jantan tidak ingin mengawini betina pasangannya, sebaiknya kambing betina yang tidak disukai itu dicarikan pasangan pejantan lain yang ingin mengawini. Perkawinan antara kambing jantan dan betina bisa diatur sehingga dapat diramalkan waktu untuk produksi ternak.

Adakalanya saat mengawinkan kambing, ada saja kejadian yang menyebabkan kambing tidak berhasil terjadi pembuahan. Hal ini bisa aja terjadi karena peternak kita yang tidak mengenali tanda-tanda kambig lagi waktu bira*hi, tidak munculnya tanda bira hi karena kambing kekurangan gizi ataupu pakan yang berkualitas, telat mengawinkannya, atau terlau cepet mengawinkan sehingga sel telur belum begitu subur, tidak melakukan pencatatan jadi peternak tidak mengetahui siklus berikutnya, bisa juga kondisi penjantan yang tidak dalam kondisi sehat atau prima.Kegagalan ini tentunya sangat merugikan peternak sendiri, karena target yang ditentukan tidak tercapai, kerugian biaya pakan, dan rugi di waktu juga.

7 LANGKAH USAHA TERNAK KAMBING ETAWA PALING SUKSES


7 Langkah Usaha Ternak Kambing Etawa Paling Sukses


Kambing Etawa adalah salah satu jenis kambing terpopuler di Asia Tenggara yang berasal dari distrik Etawah (India). Di sana sering disebut dengan nama kambing jamnapari. Ditinjau dari peran dan manfaatnya, kambing etawa termasuk tipe kambing dwiguna yang diternakkan untuk menghasilkan susu dan juga daging, bahkan sering juga diikutsertakan dalam ajang kontes. Kambing etawa mempunyai postur tubuh besar, telinga panjang menggantung, bentuk muka cembung, bertanduk pendek, serta bulu pada bagian paha belakang cukup panjang. Kambing etawa jantan dapat tumbuh besar dengan bobot mencapai 90 kg, sedangkan betinanya beratnya sekitar 60 kg dan mampu menghasilkan susu sebanyak 3-4 liter per hari dalam masa puncak laktasi.


Di Indonesia, peranakan dan pembibitan kambing etawa telah di mulai sejak lama dengan pusat pembibitan terbesar ada di wilayah Kaligesing, Purworejo dan juga Kecamatan Gumelar, Banyumas, provinsi Jawa Tengah. Di daerah lain, sentra-sentra perenakan etawa (PE) juga mulai berkembang dengan baik, misalnya di Bogor, Sukabumi, Lampung, Banyuwangi, Palembang, dan juga Bandung. Kambing etawa merupakan salah satu jenis ternak unggul yang bisa menghasilkan keuntungan besar bagi para pelaku usahanya. Bagaimanakah cara merintis usaha peternakan kambing etawa ini agar sukses dan menghasilkan profit maksimal? Berikut ini adalah panduannya.


1. Mengenal Jenis Kambing Etawa

Secara umum jenis kambing etawa hanya ada satu macam, namun berdasarkan kelas, ciri ciri fisik, dan hasil kawin silang (pembibitan), kini kambing etawa dapat digolongkan dalam beberapa jenis, yakni Etawa Senduro, Etawa Kaligesing, dan Etawa Super.

Kambing Etawa Kaligesing
Nama kambing ini diambil dari daerah sentranya, yakni Kaligesing – Purworejo. Kambing etawa ini merupakan hasil persilangan antara kambing lokal dengan kambing asli India. Kambing ini cenderung berbulu lebat dengan warna putih coklat, hitam, bercak/dalmation dan belang. Kambing etawa kaligesing merupakan salah satu kambing yang berkualitas, yang bisa dijadikan sebagai ternak kontes dan penghasil susu.

Kambing Etawa Senduro
Kambing etawa senduro merupakan hasil pengembangbiakan ternak yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur, tepatnya berada di kecamatan Senduro, kawasan dekat dengan lereng gunung Merapi. Pemberian nama Senduro tidak terlepas dari peristiwa bencana gunung berapi yang melanda desa Lumajang. Keajaiban yang terjadi kala itu adalah semua peternak kambing selamat dan akhirnya kambing ini memiliki tempat di hati para penggemarnya dan kemudian terus dibudidayakan sampai saat ini. Ciri khusus kambing Senduro adalah adanya warna bulu putih menyeluruh pada seluruh bagian tubuh kepala dan kaki.

Kambing Etawa Super
Kambing etawa super menjadi primadona bagi para pecinta dan peserta kontes kambing. Kambing ini memiliki tubuh besar, mudah dipelihara dan tentunya harga jual yang tinggi.



2. Pemilihan Bibit Indukan Unggul

Tahap awal yang perlu diperhatikan ketika terjun menggeluti bisnis peternakan kambing etawa adalah pemilihan bibit (anakan atau indukan) yang berkualitas baik. Untuk pengadaan ternak tersebut, ada baiknya kita membeli dari kelompok ternak yang sudah terpercaya dan memiliki indukan atau anakan kambing yang berkualitas super. Kambing etawa yang baik untuk dijadikan pejantan adalah ternak yang memiliki postur punggung yang lurus, besar, kaki kokoh, tidak ada cacat fisik, serta sudh berumur lebih dari 1,5 tahun. Sedangkan kambing betina yang bagus untuk dijadikan indukan memiliki ciri berkaki lurus, bentuk tubuh proporsioal, bersikap jinak, memiliki jumlah puting lengkap dan jika diraba terasa kenyal, serta kambing bebas dari penyakit.

Dalam memilih bibit yang unggul, cara terbaik adalah dengan mengetahui silsilah keturunannya dan juga observasi langsung di tempat peternakan (kandang). Amatilah apakah kebanyakan cempe (anakan kambing) dalam satu keluarga kambing tersebut dilahirkan dengan pola yang sama, misalnya bulu, telinga, dan kepala. Seperti yang kita ketahui, pola telinga yang bagus adalah telinga yang menjulai ke bawah, lemas dan panjang. Semakin panjang telinga kambing, berarti semakin bagus kambing tersebut. Obervasi juga apakah kebanyakan cempe dalam kandang tersebut memiliki tulang-tulang yang kokoh dan besar. Karena semakin besar tulang pada anakan kambing, maka berarti semakin besar kemungkinan kambing tersebut untuk dapat tumbuh besar.





3. Persiapan Lokasi Ternak dan Kandang

Untuk menggeluti usaha peternakan kambing etawa satu persyaratan yang wajib dipertimbangkan adalah lingkungannya. Jangan sampai kita memelihara kambing di tengah lingkungan perumahan yang padat, karena hal itu bisa mengganggu kenyamanan warga sekitar. Dengan demikian, lokasi peternakan sebaiknya jauh dari perumahan, atau jika anda memiliki tempat yang luas, maka tempat peternakan kambing memiliki sirkulasi udara yang cukup untuk udara dan matahari.

Kandang berfungsi sebagai tempat habitat hidup kambing, melindungi dari ancaman pemangsa (misal ular dan anjing), serta perubahan cuaca (hujan dan panas). Kandang juga salah satu masalah yang dapat menentukan tingkat keberhasilan dalam sebuah usaha ternak Kambing. Kandang yang memiliki sanitasi kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor kesuksesan bisnis peternakan yang kita lakukan. Dalam pembatan kandang untuk kambing etawa sebenarnya tak jauh beda dengan jenis kambing lainnya. Kandang kambing sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat serta murah, cukup lubaang ventilasi, tempat makanan yang mudah dijangkau, memiliki alur sirkulasi kotoran dan dijangkau oleh sinar matahari untuk mengurangi kondisi kandang yang lembab. Oleh karena itu, dalam pembuatan kandang kambing, bentuk dan model yang dipakai adalah menyerupai rumah panggung yang alasnya terbuat dari papan kayu, dimana tinggi alas kandang dari tanah sekitar 0,5 meter.

Lalu berapa ukuran sebuah kandang kambing yang baik dan efektif? Dalam pembuatan kandang kambing harus disesuaikan dengan jumlah ternak yang ingin dipelihara. Pada umumnya, seekor kambing membutuuhkan luas tempat sekitar 1 m x 1,5 m = 1,5 m2. Sehingga jika anda berencana untuk memelihara 10 ekor kambing, maka luas kandang yang dibutuhkan sekitar 15 meter persegi. Namun, ada baiknya pembangunan kandang kambing dibuat lebih luas dari rencana awal yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk pengembangan usaha di tahun-tahun berikutnya. Kandang kambing yang baik harus memiliki ventilasi baik, cukup sinar matahari, bersih, dan minimal berjarak 10 meter dari rumah. Yang perlu anda cermati adalah bahwa saat kandang terlalu sempit, pengap dan panas akan mengakibatkan kambing etawa dehidrasi yang akhirnya membuat kerontokan bulu kambing. Namun jika kandang terlalu lebar biasanya kambing etawa sangat agresif dan banyak pergerakan sehingga mengakibatkan kambing menjadi kurus karena banyak gerak.

Ukuran kandang yang biasa digunakan untuk ternak kambing etawa adalah sebagai berikut:

Kambing beranak: 120 cm x 150 cm per ekor
Kambing indukan: 100 cm x 150 cm per ekor
Kambing anakan: 100 cm x 125 cm per ekor
Kambing pejantan: 120 cm x 150 cm per ekor
Kambing dewasa: 120 cm x 150 cm per ekor





4. Pemberian Pakan dan Nutrisi Ternak Kambing

Setelah anda berhasil mendapatkan anakan atau indukan kambing etawa yang berkualitas unggul, maka ada baiknya untuk segera memberikan vitamin agar mereka tetap sehat menghadapi tempat tinggal atau habitat baru, sehingga lebih mudah untuk beradaptasi. Untuk masalah makanan, secara umum pakan ternak kambing etawa dapat dikategorikan dalam dua jenis, yakni pakan hijauan segar (berbagai jenis rumput dan dedaunan) serta pakan tambahan (ekstra), misalnya kacang-kacangan, tepung ikan, polar, bungkil kelapa, vitamin, dan obat mineral.


Untuk anda yang baru memulai merintis usaha peternakan kambing etawa, dapat membuat pakan ekstra bernutrisi dengan cara mencampur bekatul dan konsentrat perbandingan 3:1 atau memberikan bekatul (50%), bungkil kelapa (25%), dan bungkil kacang-kacangan (25%). Pemberian pakan bisa diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore). Untuk volume kira kira berat rumput 10% dari berat badan kambing, berikan juga air minum 1,5 – 2,5 liter per ekor per hari, dan rumput gajah, dan garam beryodium secukupnya. Sementara itu, untuk kambing yang tengah hamil, induk menyusui, dan pejantan yang sering dikawinkan perlu makanan penguat dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari. Waktu yang baik untuk memberi makan kambing adalah pukul pagi 08.00 – 09.00 dan sore 15.00 – 16.00.

5. Pemeliharaan dan Perawatan Kesehatan Ternak Kambing

Perawatan kambing etawa agar tetap sehat dan lincah sebenarnya tak jauh beda dengan ternak kaki empat lainnya. Hal yang paling utama dilakukan adalah sanitasi kandang yang rutin. Tempat tinggal yang bersih dan nyaman akan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan dan kesehatan ternak kambing. Salah satu kesalahan yang umum dilakukan oleh para peternak pemula adalah tidak memberikan makanan yang bervariasi, hanya monoton berupa pakan hijau.

Selain itu, banyak petani yang berpikir bahwa dengan memberikan makan secara terus menerus dan banyak akan membuat ternak kambing menjadi cepat besar. Padahal, pemberian pakan yang terus menerus juga tidak baik, karena kambing etawa itu adalah golongan hewan yang memamah biak. Jika kita berikan pakan secara terus menerus di tempat pakan, maka kambing etawa cenderung akan memakan terus pakan yang tersedia. Hal ini membuat proses pemamah biak (mengunyah kembali makanan yang telah dimasukkan di lambung) menjadi lebih sedikit, padahal pengambilan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak kambing etawa adalah saat mereka memamah biak. Jadi, jika anda terus menerus menyediakan pakan di tempat makannya, maka berakibat tidak baik dan cenderung menghasilkan kambing buncit namun tidak gemuk.

Dalam pemelihaharaan dan perawatan kambing etawa, hal yang juga perlu anda ketahui adalah pengenalan beragam penyakit yang sering menyerang ternak. Penyakit yang sering menyerang ternak kambing pada umumnya adalah cacingan, kudis (scabies), kembung perut (bloat), paru-paru (pneumonia), orf, dan koksidiosis. Jika ada salah satu atau beberapa kambing yang terserang penyakit, maka sebaiknya di lakukan pemisahan dan segera tindakan pengobatan untuk mencegah penularan.




6. Reproduksi Kambing Etawa

Jika anda ingin memelihara induk betina kambing etawa untuk menghasilkan anakan baru dan juga produksi susu, maka perlu mengenali tentang masa reproduksi ternak ini. Pada dasarnya, kambing etawa disebut sebagai mamalia yang memiliki reproduksi tinggi. Kambing etawa bisa melahirkan sebanyak tiga kali dalam dua tahun dimana satu kehamilan rata-rata melahirkan 1-3 anak kambing. Pada saat mulai memasuki masa reproduksi, betina kambing etawa akan mulai bisa disebut dewasa setelah berumur 6 bulan, dan siap dikawinkan ketika telah berumur 10-12 bulan. Lama waktu birahi sekitar  1 – 2 hari, dengan siklus birahi yang berselang selama 17 – 21 hari. Ciri-ciri kambing yang sedang birahi dapat dilihat dari tingkah lakunya, yakni tampak lebih gelisah, nafsu makan dan minum menurun, selalu mengibaskan ekornya, kencing lebih sering, serta organ kemaluannya akan bengkak dan basah. Jika tanda – tanda tersebut terlihat, maka harus segera dikawinkan, baik secara langsung maupun suntik kawin atau inseminasi buatan (IB).

Lama waktu atau periode kehamilan (bunting) dari indukan kambing betina adalah sekitar 5 bulan. Dan setelah melahirkan, induk kambing perlu masa istirahat selama 2 bulan. Pada masa tersebut, pola makan serta kebersihan ternak kambing sangat perlu dijaga untuk menghindari terjangkitnya cacingan dan terkena penyakit skabies/kudisan.





7. Masa Panen dan Penjualan

Pada tahap pemanenan dapat dikelompokkan dalam 2 jenis, tergantung jenis kambing yang anda pelihara, yaitu kambing pedaging (potong) dan kambing susu perah. Namun ada baiknya kita mengusahakan untuk memperoleh penghasilan tambahan dari bisnis ternak yang kita jalani, meliputi daging, susu, kulit, tanduk, atau kotoran yang bisa diolah dan dijual untuk bahan pupuk organik. Masa panen dalam peternakan kambing etawa tergantung dari target pasar (konsumen) yang dituju.

Jika anda ingin memasarkan kambing potong untuk kebutuhan masyarakat dan pedagang sate, maka anda sudah bisa menjualnya saat memasuki umur 8-12 bulan. Jika anda ingin menjual bobot kambing yang maksimal atau untuk ikut kontes lomba, maka umur 1,5 tahun adalah yang paling ideal, karena setelah itu biasanya berat badan kambing sudah optimal dan sulit dinaikkan lagi. Periode panen yang paling baik dan menguntungkan tentunya ketika menjelang hari raya keagamaan, seperti Lebaran dan Idul Adha dimana permintaan daging untuk konsumsi dan qurban sangat tinggi.

Seperti harga hewan ternak lainnnya, harga kambing etawa juga berfluktuasi dan tidak sama antar satu daerah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai situasi dan kondisi, misalnya permintaan di musim hari raya, jumlah suplai di pasaran, kualitas dari ternak itu sendiri, dan sebagainya. Untuk anak kambing betina yang baru berumur kurang dari 6 bulan, biasanya dibandrol dengan kisaran harga 1,5 juta – 2 juta rupiah per ekor. Sementara itu, kambing pejantan yang siap kawin dengan tinggi 90 cm harganya sekitar 4 juta – 6 juta rupiah.


Tips & Kiat Sukses Beternak Kambing Etawa


Untuk sukses dalam merintis bisnis peternakan ini ada baiknya anda mengikuti kiat-kiat sukses berikut ini:

Buat perhitungan yang cermat terkait dengan total pengeluaran yang diperlukan dengan jumlah modal yang dimiliki dan juga kemungkinan keuntungan yang didapat dari ternak kambing etawa. Mengkalkulasikan segala modal awal, jumlah pengeluaran, dan kemungkinan keuntungan merupakan hal yang penting dalam menjalankan suatu bisnis karena hal ini adalah cara untuk menghindari kerugian karena adanya pengeluaran yang tidak dibutuhkan.
Ada baiknya memulai merintis dengan jumlah ternak yang tak terlalu banyak sebagai tahap pembelajaran dan akomodasi pengalaman bagi pemula.
Gali informasi dan pengalaman lebih banyak, baik dari buku, internet, dan peternak lainnya agar anda lebih memahami untuk beternak kambing etawa secara optimal.
Lakukan inovasi, khususnya untuk mengolah produk-produk lain yang dihasilkan dari ternak kambing etawa yang anda pelihara, seperti pengolahan susu, kulit, tanduk, dan kotorannya, sehingga anda bisa menghasilkan uang tambahan.
Nah, demikianlah uraian mengenai wirausaha dan budidaya peternakan kambing etawa yang paling populer dan memiliki potensi keuntungan maksimal. * Terima kasih telah membaca artikel ini. Jika bermanfaat, jangan lupa share di media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Selamat berwirausaha!!!

CIRI CIRI KAMBING ETAWA

KAMBING ETAWA


Sudah Pernah Bisnis Sampingan yang satu ini belum....

KAMBING ETAWA

Kambing yang mendatangkan rezeki, Kambing etawa adalah kambing didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram.

Untuk anda yang mungkin masih awam sekali mengenai kambing jenis Peranakan Etawa sangat mungkin sekali akan susah menggambarkan seperti apa ciri ciri secara gampangnya tentang kambing jenis peranakan Etawa ini

Kambing Etawa Ras Kaligesing ini asal muasalnya didatangkan dari India oleh pemerintah Belanda pada masa penjajahan yang kemudian secara turun temurun di kembangbiakkan oleh masyarakat Desa Donorejo, Kec Kaligesing, Kab Purworejo

Namun dalam perkembangannya kini kambing peranakan Etawa ini akhirnya di budidayakan secara meluas hampir di seluruh Kabupaten Purworejo ,bahkan telah merambah di beberapa wilayah seperti Jogjakarta, Kudus, Jepara, Banyuwangi, Malang, Kediri, Trenggalek dan kota kota lain di luar Jawa.

Kambing Peranakan Etawa Ras Kaligesing ini sebenarnya memiliki kelebihan fungsi untuk di budidayakan yaitu Fungsi sebagai kambing penghasil Daging dan Penghasil Susu













MANFAAT SARANG WALET


MANFAAT SARANG WALET 


Sarang Walet memiliki segudang manfaat, sudah sejak ratusan tahun yang lalu walet dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat, terutama estnis Tionghoa. Hal ini bukan karena tanpa alasan. Sarang walet memiliki segudang keunggulan, yaitu sebagai bahan makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi dan berkhasiat sebagai obat. 



Sebagai bahan makanan, sarang walet mengandung gizi yang dibilang lengkap dengan nilai yang tinggi. Walet mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin, dan mineral. Asam Amino yang dikandung dalam sarang walet terbilang lengkap, mulai dari asam amino esensial, asam amino semiesensial dan asam amino nonesensial.

Sarang walet juga berkhasiat sebagai obat. Zat yang terkandung dalam sarang walet antara lain ODA (9-octadecenoic acid) dan HAD (hexadecenoic acid). Zat ini digunakan oleh tubuh untuk meningkatkan stamina. dengan mengkonsumsi sarang walet, Orang Cina memiliki vitalistas yang tinggi dan awet muda. Beberapa sumber juga menyebutkan bahawa sarang walet sangat ampuh untuk menumpas berbagai penyakit, misalnya tumor payudara, tipus, asma dan lemah jantung. 







Berikut khasiat dan manfaat sarang burung walet untuk menjaga kesehatan dan pengobatan

1. KANDUNGAN NUTRISI

Sarang burung yang terbuat dari bahan organik dari air liur walet ini sebagian besar terdiri dari protein larut dalam air, dimana merupakan jenis yang mudah diserap oleh tubuh manusia. Total kadar protein sekitar 65%, sementara sisanya adalah air 10%, lemak  23,3%), dan karbohidrat 0,8%. Hal ini juga mengandung mineral, dan yang terbanyak adalah kalsium dan zat besi. Total kandungan asam amino dalam sarang burung walet adalah sekitar 6 persen, yang terdiri dari amida, humin, arginin, sistin, histidin, dan lisin. Kemungkinan asam amino ini berasal dari kandungan makanan tertentu yang dimakan oleh burung walet.

2. KESEHATAN REPRODUKSI

Secara tradisional, salah satu manfaat sarang burung walet yang paling diakui adalah menyehatkan sistem reproduksi. Dan ternyata, klaim ini juga dikonfirmasi oleh hasil penelitian dari uji laboratorium yang dirilis Chinese University of Hong Kong tahun 2003. Manfaat ini disebabkan karena sarang burung walet mengoptimalkan fungsi tubuh dan hormon dalam tingkat yang yang sehat untuk sistem reproduksi yang optimal. Pengujian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk mendukung atau membantah hasil studi ini.

3. BERKHASIAT UNTUK PENGOBATAN

Secara tradisional, sarang burung walet diyakini memiliki khasiat untuk memperkuat paru-paru, serta telah digunakan untuk menyembuhkan dan memperkuat ketahanan tubuh dari penyakit yang berhubungan dengan darah rendah, suhu tubuh tinggi, dan penyakit lainnya. Mengkonsumsi sarang burung juga dianjurkan untuk membantu pengobatan untuk penyakit degeneratif seperti kanker, juga untuk memulihkan kesehatan setelah sakit atau pasca operasi. Penelitian terbaru yang dilakukan di HongKong menyarankan bahwa sarang walet mungkin berguna dalam pengobatan AIDS. Hal ini juga telah diklaim bahwa sarang burung walet mengandung unsur-unsur yang bisa merangsang pertumbuhan sel, yang terutama bermanfaat bagi orang tua yang baru saja pulih dari penyakit.

4. KHASIAT BAGI WANITA

Sarang burung walet terutama banyak dicari oleh para wanita, karena terdapat unsur yang bisa membuat kulit menjadi halus dan berseri-seri. Juga disebutkan bahwa bagi wanita yang sedang hamil, bahwa  mengkonsumsi sarang burung akan membuat bayi yang dilahirkan nanti memiliki halus dan mulus.

5. MEMPERCEPAT REGENERASI SEL

China sudah mengkonsumsi sarang burung selama ratusan tahun, dan sebagian besar orang disana percaya bahwa sarang burung walet terdiri dari beberapa protein dan mineral yang bisa membantu regenerasi dan pertumbuhan sel-sel tubuh, meremajakan kulit,  dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian juga telah menemukan bahwa sarang burung walet mengandung faktor pertumbuhan epidermal, sehingga para ahli pengobatan di China sering meresepkan sarang burung kepada orang yang mengalami masalah keterlambatan pertumbuhan tanpa sebab yang jelas.

6. MENINGKATKAN METABOLISME DAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH 

Penelitian yang dilakukan oleh sebuah laboratorium independen juga telah menunjukkan bahwa sarang burung walet mengandung glikoprotein yang larut dalam air,  yang mempromosikan pembelahan sel yang terdapat dalam sistem kekebalan tubuh. Temuan ini mendukung terhadap kepercayaan yang meyakini bahwa sarang walet bisa mendorong pertumbuhan dan memperbaiki jaringan tubuh. Tidak hanya itu, sarang burung juga memperkuat kerja fungsi tubuh dan memberikan ketahanan terhadap penyakit. Secara tradisional, sarang walet ini dikatakan paling efektif terutama untuk anak-anak dan orang tua yang suka sakit-sakitan, namun studi Chinese University di HongKong menunjukkan bahwa ada beberapa manfaat yang mungkin bermanfaat untuk segala usia. Selain berkhasiat memperkuat sistem kekebalan tubuh, beberapa hasil temuan juga menunjukkan manfaat positif sarang walet bagi metabolisme tubuh. Karena khasiat dan manfaat sarang burung walet bagi kesehatan dipercaya sangat tinggi, maka hal ini membuatnya menjadi sebuah lambang kemewahan dan menjadi langka, yang secara otomatis menjadikan sarang burung walet sebagai komoditas yang mahal. Para konsumen sup sarang burung walet juga banyak yang menyatakan keberhasilan mereka dalam hal penyembuhan penyakit, terutama yang berkaitan dengan sistem pernapasan seperti batuk, asma, atau infeksi tenggorokan – yang membuat permintaan pasarnya semakin tinggi.


#walet #sarangwalet #waletbangka #waletjakarta #sarangwaletmurah #sarangwaletbersih #sarangwaletrumah #hargasarangwalet 


MANFAAT BUAH JAMBE ATAU PINANG


MANFAAT BUAH JAMBE DAN EFEK SAMPING NYA 




Secara sekilas pohon pinang memiliki bentuk yang sama dengan pohon kelapa namun bila diperhatikan dengan seksama terlihat sangat berbeda. Pinang adalah sebuah tumbuhan sejenis palma, mempunyai batang yang tinggi hingga dapat mencapai ketinggian 25m batangnya berbentuk langsing dan lurus ke atas.
Daunnya berada di atas pangkal batang mirip dengan pohon kelapa namun menjadi beda tangkai daunnya lebih pendek dari kelapa dan memiliki daun yang berbeda dari kelapa tentunya. Selain itu pohon ini juga mempunyai buah. Buah pindah tumbuh  mirip dengan kelapa buah ini akan muncul di atas pohon dengan akar-akar mirip dengan buah kelapa namun ukuran buah pinang lebih kecil dari buah kelapa. Pohon ini dapat tumbuh di lingkungan tropis.
manfaat pinangContohnya Pohon ini sangat terkenal jika pada tanggal 17 Agustus yang bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia biasanya masyarakat mengambil batang pohon untuk di jadikan sarana untuk lomba yaitu panjat pinang yaitu perlombaan yang menggunakan batang pohon Pinang yang dilumuri oleh oli dan kemudian orang-orang berupaya untuk memanjat pinang yang licin tersebut untuk mengambil hadiah di atas pucuk batang tersebut.
Tidak ada aturan panjat pinang harus pak pinang atau tidak beberapa orang memilih menggunakan bambu sebagai ganti pinang, namun penggunaan bambu sangat riskkan karena batang bambu pasti terdapat ruas ruas dan itu bisa mengakibatka luka bagi para peserta panjat pinang, pilihan batang pinang lebih baik karena batangnya tidak ada ruas dan mulus. Pinang juga sering di gunakan oleh masyarakat sebagai talang caranya hilangkan bagian tengah pinang dan letakkan tempat yang sesuai jadilah talang air yang terbuat dari pinang.
Selain itu buah pinang sendiri adalah sebagai salah satu bahan untuk membuat sirih, manfaat pinang ini sudah dikenal sejak dahulu kala oleh nenek moyang kita. Melihat fungsi-fungsinya tersebut apakah pinang punya manfaat bagi kesehatan tentu ada karena di dalam buah pinang terdapat senyawa yang bernama arecaidine, arecolidine, guvacoline, guracine dan lainnya berikut adalah berbagai manfaat buah pinang:


Manfaat Pinang Untuk Manusia
1. Mengatasi mulut kering
Orang yang menyirih biasanya mulutnya tidak kering hal ini di sebabkan oleh kinerja buah pinang yang membuat kelenjar ludah menjadi keluar terus menerus. Ludah ini akan mencegah orang terserang penyakit seperti disentri dan sindrom sjogren.
2. Menguatkan gigi dan gusi
Iris beberapa buah pinang kemudian kunyah irisan pinang tersebut hal tersebut dapat menguatkan gigi dan gusi.
3. Obat cacing
Siapkan seperempat buang pinang, temulawak berukuran setengah jari, kunyit setengah jari,. Semua bahan ini di rebut hingga matan dan kemudian saring airnya dan minum. Kandungan air minuman ini dapat mengatasi penyakit cacingan. Hal ini di gunakan pula oleh peternakan ayam agar ayam-ayam peternak tidak cacingan dan dapat mempertahankan produksi telur karena bebas dengan cacing.
4. Mengobati kulit yang luka
Cari daging buah oinnang yang masih muda kemudian tumbuk hingga halus, tempelkan hasil tumbukan ini kepada kulit yang terluka. Lakukan secara bertahap dan continue luka tersebut akan cepat sembuh.
5. Rabun mata
Kunyah daging pohon pinang da telan airnya hal tersebut dapat mengatasi rabun pada mata.
6. Mengencangkan vagina
Menurut Dian gantini seorang Herbalife mengatakan bahwa buah yang memiliki rasa sepat agak asam ini di katakan jika sangat baik untuk pemulihan vagina setelah proses melahirkan. Cara untuk mengkonsumsinya juga termasuk mudah dengan cara memasak buah pinang kemudian menyaring airnya dan kemudian di minum secara berkelanjutan setelah proses melahirkan.
7. Meningkatkan vitalitas
Selain mengencangkan vagina pinang ternyata juga dapat meningkat kemampuan atau keperkasaan pria. Selain itu dapat menstimulasi hormon untuk meningkatkan gairah seks karena pinang terdapat sebuah senyawa yang dapat meningkatkan kinerja jantung membuat hal ini mungkin terjadi. Namun harus di cermati menkonsumsi pinang harus di batasi karena berbahaya bagi tubuh jika terlalu berlebihan.

Efek samping

Namun perlu di ingat mengkonsumsi buah pinang harus segera di hentikan jika penyakit yang di derita sudah sembuh. Karena di percaya buah ini mempunyai racun di dalamnya. Konsumsi berlebihan akan berbahaya pada tubuh  di percaya kandungan tersebut dapat membuat manusia mengidap kanker. Selain hal itu kegiatan nyirih yang menggunakan buah pinang di dalamnya jika berlebihan akan menimbulkan anemia terhadap pelaku tersebut, oleh karena itu kegiatan nyirih harus di jauhi oleh ibu hamil. Selain itu efek sampingnya antara lain memperburuk kondisi orang yang memiliki tekanan darah yang tinggi atau rendah dan membuat detak jantung tidak beraturan. Kandungan arekaina dan arekolina inilah yang membuat pinang mempunyai racun di dalamnya dan kedua senyawa ini sangat akditif. Oleh karena itu jika penyakit yang di idap harus sudah hilang harus langsung berhenti mengkonsumsi Ping tersebut.

Indonesia sebagai negara yang termasuk memiliki pohon pinang banyak menjadikan pohon ini sebagai salah satu bahan ekspor dengan tujuan tepat seperti India,Pakistan Bangladesh dan Nepal. Pinang yang di ekspor tersebut biasanya dalam kondisi kering bisa berbentuk biji yang utuh ataupun Ping yang sudah di belah. Di dalam negeri sendiri pinang sendiri juga di oleh sebagai bahan dasar pembuatan makanan ringan semacam permen. Buah pinang jika masak berwarna kemerahan atau kuning, warna hijau buah pinang berarti belum masak. Bentuk buahnya sendiri oval seperti telur atau kelapa tapi berukuran kecil. Selain Indonesia sebagai negara pengirim buah pinang ini negara lain seperi Malaysia dan Thailand juga  menjual ke negara lain.

Selain menjadi obat pohon pinang sendiri di tanam untuk di jadikan pohon hias. Tentu menjadi pohon hias dengan ukuran yang besar biasanya di tanam secara sejajar lurus di halaman karena pohon ini termasuk pohon yang kuat untuk tumbuh dan tumbuhan ini juga dapat di manfaatkan dari batang hingga buahnya menjadi tidak sia-sia jika menanam pohon pinang di jadikan sebagai pohon hias di halaman rumah maupun di dalam rumah. Selain menjadi hiasan pelepah atau daun pinang yang sudah tua biasanya akan jatuh dan kering pelepah tersebut dapat digunakan untuk sebagai alas duduk atau mainan anak-anak dengan cara duduk di pelepah tersebut kemudian menarik tangkai daun agar bisa bergerak. Pelepah ini juga dapat di gunakan sebagai bahan dasar berbagai anyaman kesenian namun harus di olah terlebih dahulu.

CARA MENANAM SAWIT DI LAHAN RAWA

Bagaimana cara menanam sawit di lahan rawa? Budidaya kelapa sawit mempunyai peluang keuntungan yang besar sekali. Hal ini membuat para petani pun berlomba-lomba menanam tumbuhan bernama latin ini. Tak terkecuali dengan mereka yang tinggal di daerah pesisir dan mempunyai lahan di rawa-rawa atau dekat pantai.
Sampai saat ini belum ada benih kelapa sawit yang dikembangkan secara khusus untuk ditanam di lahan rawa. Pengujian terhadap kualitas benih sawit umumnya hanya dilakukan di lahan yang benar-benar ideal. Anda bisa membaca artikel di sini untuk mengetahui kriteria lahan yang cocok ditanami kelapa sawit. Bahkan belum ada penguji yang mengaku telah mencoba benihnya ditanam di lahan rawa, lahan pasang surut, dan lahan berpasir.
Faktanya tanah yang terletak di area pasang surut bukanlah tanah yang ideal untuk ditanami kelapa sawit. Penyebab utamanya yaitu tanah tersebut mengandung garam dengan kadar yang sangat tinggi. Banyaknya kandungan garam ini akan mengakibatkan akar tanaman kelapa sawit kesulitan dalam menyerap air dan unsur hara. Pertumbuhan tanaman menjadi tidak sempurna, bahkan tampak kurus dan kelihatan seperti terbakar.
menanam-kelapa-sawit-rawa.jpg
Jadi dibutuhkan kiat-kiat khusus untuk bercocok tanam kelapa sawit di lahan rawa. Penelitian membuktikan bahwa pohon kelapa sawit yang ditanam di rawa banyak sekali mengandung unsur nitrogen, natrium, klor, kalsium, besi, magnesium, seng, dan kuprum. Sebaliknya, tanaman tersebut justru sangat kekurangan unsur phosphor dan kalium.
Dengan demikian dapat diambil kesimpulan tips utamanya untuk mendukung pertumbuhan kelapa sawit di lahan rawa adalah Anda perlu memberikan pupuk yang kaya akan kandungan phosphor dan kalium. Pupuk ini bisa disemprotkan secara langsung ke bagian daun sawit agar bisa terserap maksimal. Ingat, kandungan garam yang tinggi menyebabkan akar tanaman tidak dapat bekerja dengan baik. Selain itu, Anda pun tidak perlu memberikan tambahan unsur-unsur lain yang justru akan membuat pohon menderita.





Kemudian faktor yang perlu diperhatikan lainnya ialah tentang saluran air. Pastikan lahan dilengkapi dengan saluran yang baik dan lancar. Tujuannya adalah mencegah terjadinya penumpukan lapisan NaCl di tanah perkebunan akibat tertahannya air pasang laut. Anda harus memastikan ketika waktu surut terjadi, area perkebunan benar-benar kering dan tidak tergenangi air sama sekali.
Disarankan sebelum ditanami bibit kelapa sawit, Anda harus menyiapkan lahan dengan baik. Tahap penyiapan lahan juga mencakup peninggian permukaan tanah melalui pengurugan. Hal ini dimaksudkan supaya ketika masih muda, tanaman tidak langsung terkena air laut. Fungsinya untuk menunda akar sawit mendapat cekaman salinitas akibat tingginya kadar garam. Anda juga bisa memberikan tanah/pupuk abu untuk membantu menetralkan derajat pH tanah.

KEUNGGULAN DAN CIRI CIRI BIBIT KELAPA SAWIT MARIHAT

Apakah ciri-ciri bibit kelapa sawit marihat? Apa pula keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh bibit kelapa sawit dari klon tersebut? Kelapa sawit (Elaeis) ialah tanaman industri yang termasuk dalam suku pinang-pinangan (Arecaceae). Buah kelapa sawit merupakan penghasil minyak masak, minyak industri, dan bahan bakar biodiesel. Indonesia adalah negara dengan hasil olahan kelapa sawit terbanyak di dunia dalam satu dekade terakhir.
Tanaman kelapa sawit berbentuk pohon yang mempunyai tinggi mencapai 25 meter. Tumbuhan ini dilengkapi dengan sistem perakaran yang berjenis serabut yang mengarah ke bawah dan samping. Tanaman ini juga memiliki sistem perakaran napas yang tumbuh mengarah ke samping atas yang berfungsi untuk mendapatkan tambahan aerasi. Sedangkan daunnya berwarna hijau tua yang tersusun secara majemuk menyirip.
bibit-kelapa-sawit-marihat.jpg
Salah satu klon kelapa sawit unggul yang dikeluarkan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) adalah Marihat Klon atau biasa disingkat sebagai MK. Klon ini dihasilkan dari teknik kultur jaringan. Sedangkan penelitiannya sendiri sudah dilaksanakan sejak tahun 1985. Saat ini, bibit kelapa sawit dari klon Marihat tersebut sudah dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia dengan kondisi lahan yang beraneka ragam. Klon Marihat ini terbukti mempunyai tingkat produktivitas yang lebih tinggi daripada bibit yang berasal dari proses perkecambahan.
Di bawah ini ciri-ciri yang dimiliki oleh bibit kelapa sawit Marihat Klon yang asli :
  1. Daun kelapa sawit yang masih muda mempunyai warna hijau cerah yang tegas dan tidak kusam
  2. Batang daun kelapa sawit tersebut juga berukuran cukup panjang dan agak mengembang
  3. Begitu pula dengan ukuran postur bonggol tanaman yang dimiliki oleh bibit sawit Marihat ini pun lebih besar
  4. Bibit sawit Marihat selalu dilengkapi dengan media tanam dan polybag yang masih utuh/tidak rusak
  5. Produk bibit kelapa sawit pasti disertai dengan label dan atau sertifikat dari pihak yang mengelolanya
Kenapa bibit kelapa sawit dari klon Marihat ini banyak dicari oleh para petani? Tentu saja karena bibit ini mempunyai keunggulan-keunggulan tersendiri. Di antaranya yaitu :
  1. Tingkat pertumbuhan bibit di lapangan tampak seragam sehingga mempermudah para petani dalam melakukan pemeliharaan tanaman
  2. Daya produktivitasnya lebih tinggi sekitar 20-30% dibandingkan dengan bibit sawit dari kecambah
  3. Mempunyai ketahanan yang sangat baik terhadap serangan hama dan penyakit
  4. Kemampuan berbuahnya lebih cepat daripada bibit yang ditumbuhkan dari kecambah
  5. Perawatannya relatif lebih mudah ketimbang tanaman kelapa sawit pada umumnya

Popular Posts